Rabu, 05 November 2014

Harga Kebutuhan Pokok Melonjak

Menjelang penaikan harga BBM, harga berbagai kebutuhan pokok di Bandung dan sekitarnya naik hingga di atas 100 persen sejak beberapa hari terakhir. Harga cabai keriting di pasar pasar tradisional wilayah Bengkulu sudah menembus Rp50 ribu.

HARGA sejumlah kebutuhan pokok diberbagai daerah mulai melonjak. Kenaikan itu seiring dengan rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat.

Di Banyumas, Jawa Tengah, misalnya, harga beras dan berbagai sayuran naik. Di Pasar Manis, Purwokerto, harga beras jenis IR 64 kelas medium naik dari Rp8. 000 menjadi Rp8. 200 per kilogram.

“Harga beras jenis IR 64 kelas medium naik Rp200 per kilogram sejak beberapa waktu terakhir. Naiknya harga beras karena pasokan dari petani semakin minim, sebab saat ini umumnya petani baru mengolah sawah,“ kata Suwarni, 48, pedagang di pasar tersebut, kemarin.

Selain beras, harga cabai pun melonjak karena pasokan ke pasar di Banyumas juga menurun. Di Pasar Wage, misalnya, harga cabai merah keriting yang semula Rp20 ribu pada awal bulan, kini melonjak menjadi Rp40 ribu per kilogram.

“Kenaikannya bertahap, mulai Rp20 ribu menjadi Rp24 ribu, kemudian Rp32 ribu, dan terakhir Rp40 ribu per kilogram. Naiknya harga mungkin akan berlanjut,“ jelas Samini, 52, pedagang di pasar itu.

Di Pasar Manis, Purwokerto, harga cabai merah besar dari Rp30 ribu menjadi Rp36 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit merah dari Rp18 ribu menjadi Rp24 ribu per kilogram.

Di Jawa Timur, harga cabai di pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro juga mengalami lonjakkan yang cukup signifikan. Kenaikan harga cabai Rp7. 000 per kilogram itu dipicu musim kemarau panjang. Selain itu, diperparah dengan isu penaikan harga BBM.

Kondisi serupa juga muncul di Sukabumi, Jawa Barat. Usep, 50, pedagang sayuran di Jalan Stasiun Barat Pasar Pelita, mengatakan kenaikan har ga yang saat ini cukup menonjol antara lain terjadi pada cabai merah. Saat ini harga cabai merah jenis TW dan cabai keriting sudah menembus angka Rp40 ribu per kilogram.

Sementara itu penaikan harga cabai yang mencolok terjadi di Bengkulu. Harga cabai keriting di pasar-pasar tradisional di wilayah Bengkulu sudah menembus Rp50 ribu dari se belumnya Rp45 ribu per kilogram. Di atas 100 persen Di Jawa Barat, berbagai jenis sayuran dan sejumlah kebutuhan pokok di Bandung dan sekitarnya naik hingga di atas 100 persen sejak beberapa hari terakhir.

Kenaikan yang paling signifikan terjadi pada harga berbagai jenis sayuran. Harga cabai rawit kini mencapai Rp40 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp15 ribu dan cabai merah dari Rp30 ribu menjadi Rp55 ribu per kilogram.
Begitu juga harga buncis yang sudah mendekati Rp15 ribu per kilogram dari se belumnya Rp7. 500. Kenaikan harga wortel mencapai Rp7. 000 per kilogram.

Rina, 35, pedagang sayuran di Pasar Induk Caringin, Bandung, kemarin, mengatakan pelonjakan harga berbagai jenis sayuran seiring dengan rencana pemerintah menaikkan harga BBM. “Hanya selang sehari distributor langsung menaikkan harga hingga di atas 100 persen, terutama cabai rawit,“ ujarnya.

Begitu juga dengan harga beras di sejumlah pasar tradisional seperti Kosambi, Andir, dan Sayati, yang rata-rata naik Rp1. 500 hingga Rp2. 500 per kilogram. Jenis beras kurmo naik dari Rp9. 000 menjadi Rp10. 500 per kilogram.

Di Batam, Kepulauan Riau, hampir semua harga kebutuhan pokok naik, mulai bahan mentah, barang setengah jadi, hingga barang jadi (siap konsumsi). (Tim/N-1) ) Media Indonesia, 4/11/2014, halaman 12