Kamis, 19 Juni 2014

Bawang dan Cabai Ikut Naik

HARGA bumbu dapur menjelang Ramadan pun ikut melonjak. Di Bengkulu, harga bawang putih naik dari Rp10 ribu per kg menjadi Rp16 ribu per kg sejak empat hari terakhir.

Kenaikan harga tersebut disebabkan bawang putih harus didatangkan dari Jawa. Pasokan bawang yang masuk pun berkurang. Selain bawang putih, bawang merah juga ikut naik harga, dari Rp10 ribu per kg menjadi Rp14 ribu per kg sejak dua hari terakhir.
Tingginya harga bawang disebabkan kebutuhan meningkat serta pasokan dari petani menurun akibat curah hujan tinggi yang berdampak pada hasil produksi.

Namun, sejumlah pedagang mengungkapkan harga ayam potong naik cukup drastis karena didatangkan dari luar Bengkulu dan kebutuhannya terus meningkat menjelang Ramadan.

Di Klaten, Jawa Tengah, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok juga naik.
Dari pantauan di Pasar Klaten, kenaikan harga terjadi pada ayam potong, daging sapi, bawang merah, dan cabai.
Rata-rata kenaikan harga sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 per kg. Harga cabai rawit yang semula Rp10 ribu menjadi Rp12 ribu per kg. Harga cabai merah meningkat, dari Rp6.000 per kg menjadi Rp8.000 per kg. Harga bawang merah yang semula Rp20 ribu per kg berubah menjadi Rp22 ribu per kg. “(Harga) bawang putih (naik) dari Rp14 ribu per kg menjadi Rp15 ribu per kg,“ kata Parti, pedagang bumbu di Pasar Klaten.

Sementara itu, untuk mengantisipasi dampak musim kemarau, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatra Utara meminta produsen dan distributor menjaga stok pangan tetap aman.

“Kami sudah melakukan pertemuan dengan Badan Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Bulog dan distributor. Dalam pertemuan itu dibahas bagaimana agar distribusi ke setiap daerah tetap lancar. Antisipasi ini sudah dimulai akhir Desember 2013,“ kata Kepala Disperindag Sumut Bidar Alamsyah di Medan, kemarin.

Pihaknya telah menyurati semua kabupaten/kota, termasuk produsen dan distributor, untuk mencermati stok dan harga agar tetap aman. “Jika terjadi kelangkaan, kami akan melakukan operasi pasar,“ imbuhnya. (MY/JS/PS/N-3) Media Indonesia, 12/06/2014, halaman 11