Kamis, 15 Mei 2014

INFO ENAK Agar Buncis Renyah Dikunyah

BUNCIS dengan taburan daging cincang bisa jadi menu yang lazim ditemui di restoran menu Tiongkok. Namun, ternyata menu di Delima Restaurant di Best Western Hariston, Pejagalan, Pejaringan, Jakarta Utara, yang dinamai Tumis Baby Buncis ala Szechuan ini merupakan salah satu kuliner autentik. Di negeri asalnya, sajian ini sangat populer.

Kami mencicipinya dalam jamuan makan malam bertajuk Chinese Vintage Style 1920 di Delima Restaurant, 19 Maret lalu.

Menu bertampilan bersahaja ini memang hanya berwujud tumisan potongan buncis dengan cincangan daging. Namun, perlu teknik tersendiri agar buncis tampil sempurna dalam rasa dan raga, segar tapi renyah dikunyah.

Guwanto Kurnia, koki Delima Restaurant, berbagi cara pembuatan menu lezat ini.
Pertama, panaskan minyak yang banyak dalam wajan. Setelah panas, masukkan baby buncis alias buncis berukuran kecil, dan digoreng selama lebih satu setengah menit, diangkat dan ditiriskan.

Baby buncis yang telah digoreng lalu disiram air dingin. Tahap inilah yang menjadi salah satu penentu. Air dingin itu akan membuat buncis bertekstur renyah.
Lalu, panaskan tiga sendok minyak sisa menggoreng buncis tersebut, tumis bawang putih, irisan cabai, aduk sebentar, dan masukkan daging sapi yang sebelumnya telah dicincang halus.

Semua diaduk hingga daging berubah warna, barulah masukkan garam, lada, gula, saus tiram, kecap asin, serta saus sambal.
Setelah itu, barulah masukkan buncis, aduk cepat hingga rata, angkat, dan sajikan. Buncis hanya perlu dimasak sebentar agar, meski ditumis, kerenyahan dan kesegarannya tetap terjaga.

Bumbunya yang pedas meresap hingga ke daging lalu menyebar pada buncis, meninggalkan jejak gurih dan renyah. “Jika tahu tekniknya dan poin yang penting dari pembuatan tumisan sayur ini, menu ini sebenarnya mudah untuk dimasak dan tidak memakan waktu banyak. Jadi, jika tidak banyak waktu untuk memasak, buat saja tumis buncis ini. Dimakan dengan nasi putih saja sudah sangat nikmat,“ kata Guwanto. (Sky\M-3) – Media Indonesia, 11/05/2014, halaman : 23.