Rabu, 07 Mei 2014

REKOMENDASI Bebek Amerika, Bumbu Indonesia

OLAHAN bebek punya daftar panjang penggemar. Rumah makan yang menjadikan bebek sebagai bintang utama selalu punya pelanggan fanatik. Menu Lamien Bebek Peking di Kokoo Restaurant di Hotel Amos Cozy, kawasan Blok M, Jakarta selatan, bisa jadi opsi para penyuka bebek.

Bebek pekingnya didatangkan langsung dari Amerika Serikat. Meski di atas meja penyajiannya bergaya fusion, pengolahannya tradisional. Bebek dipotong dan diungkep dengan bumbu kuning sarat kunyit dan rempah. Bebek tak diungkep lama karena akan menyebabkan dagingnya justru alot dan melekat ke tulang. Di sini, daging bebek diungkep selama setengah jam saja.

Setelah itu, diaduk dalam kocokan telur, lalu digoreng. Lapisan telur membuat daging bebek terlihat cantik sekaligus tak amis.
Kawan sang bebek yang proses produksi dan pengolahannya mengglobal itu Lamien Goreng Jawa. Hotel tersebut memang menjadikan lamien sebagai primadona. Lamien, mi khas Tiongkok, dibuat tim dapur tanpa bantuan mesin.

“Mi ini pun dibuat fresh, berdekatan dengan pemesanan, sehingga mi segar tanpa pengawet. Dengan begitu, kekenyalan mi terasa mantap. Mi ini dibuat dari tepung, telur, dan garam,“ kata Juhro, Koki Eksekutif Hotel Amos Cozy.
Lamien direbus setengah matang, lalu ditumis dengan telur acak dan pakcoy, sawi putih, daun bawang dam wortel.

Ada sambal terasi yang dilibatkan sehingga lagi-lagi, aneka kultur kuliner bertemu.
Promo Lamien Bebek Peking bisa Anda nikmati hingga 28 Juni mendatang seharga Rp75 ribu.

“Selain dengan lamien, Anda juga bisa menikmati bebek peking goreng dengan nasi tutug oncom. Ada juga bebek peking kremes dengan nasi putih,“ kata Juhro. Karena restoran itu buka 24 jam, menu ini bisa dipesan saat makan siang atau makan malam, boleh juga keduanya! (Sky/M-3) - Media Indonesia, 04/05/2014, halaman : 23