Senin, 15 Desember 2014

SEMARANG, JAWA TENGAH Harga Cabai Rawit Mencapai Rp125 Ribu

HARGA cabai rawit makin panas. Kemarin, di sejumlah daerah di pantura Jawa Tengah, pedagang di pasar tradisional sudah menghargainya senilai Rp120 ribu per kilogram.

Cabai merah sedikit lebih murah yakni Rp100 ribu, rawit hijau Rp90 ribu, dan cabai hijau besar Rp60 ribu.“Harga cabai terus melonjak karena pasokan yang terbatas. Para pedagang menjadi tidak berdaya,“ kata Nana, 39, distributor dan pedagang besar di Pasar Johar, Semarang, Jawa Tengah.

Pedagang lain di Pasar Bintoro, Kabupaten Demak, Choirun, 45, menyatakan, se jumlah pedagang makanan langganannya terus mengeluhkan kenaikan ini. “Mereka kelimpungan, karena sebelumnya harga cabai rawit paling tinggi mencapai Rp30 ribu per kilogram.

“Harga cabai yang terus melonjak juga terjadi di Pasar Peterongan, Semarang, Pasar Projo, Ambarawa, Pasar Kliwon, Kudus, dan Pasar Jobo Kuto, Jepara.

“Kami mencoba mengurangi cabai merah dengan menambahkan merica. Memang, rasanya berubah, tapi kami harus menyiasati tingginya harga cabai ini,“ ungkap Ayong, pemilik rumah makan Padang di Kota Semarang.

Di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, cabai rawit merah dijual hingga Rp125 ribu per kilogram, dan cabai merah Rp90 ribu.
Para pedagang mengaku pasrah dengan kondisi ini.“Cabai di Pangkalpinang ini didatangkan langsung dari Jawa, karena di sini tidak ada petani yang menanamnya.Kami tidak bisa berbuat banyak dengan kenaikan ini,“ papar Roy, pedagang.

Di daerah ini, pedagang makanan terpaksa bersiasat mencampur cabai rawit dengan cabai lain yang harganya lebih rendah. (AS/RF/N-3) Media Indonesia, 09/12/2014, halaman 13