Minggu, 23 Maret 2014

Prioritaskan Buah Lokal

FERRY Dafi ra, pemilik PT Kaaramel Juice mengaku memprioritaskan buah lokal sebagai bahan baku utamanya. Buah stroberi, blackberry, dan avokad didapat langsung dari petani lokal yang dikirim melalui rekan kerjanya.

“Dalam satu bulan, Ferry mendatangkan buah stroberi sekitar 1ton per bulan, blackberry sekitar 300-500 kg per bulan.
Keduanya dari petani lokal di kawasan Bandung,” kata Ferry.

Buah impor masih digunakan ketika
kualitas dan kuantitas buah lokal tak memadai. “Penggunaan buah lokal sekitar 90%. Kami ingin membantu petani lokal menjadi lebih sejahtera, memang pengontrolan tidak sampai kepada tahap apakah petani menggunakan pestisida. Yang jelas kami selalu melakukan pencucian dengan air garam terhadap setiap buah. Untuk kebersihan,” kata Ferry.

Bukan hanya memberdayakan petani lokal, Ferry juga melakukan kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung untuk pengelolaan sampah yang dihasilkan kegiatan usahanya.

“Belum tahu secara persis, apakah sampah yang kami berikan dijadikan kompos dan dijual kepada masyarakat atau malah diberikan secara cuma-cuma. Prinsip saya, usaha tidak akan berhasil jika tidak menyertakan lingkungan dalam tujuannya,” kata Ferry yang mengaku sempat ditentang kedua orang tuanya saat akan merintis bisnisnya.

Buat para perintis bisnis, Ferry menyarankan, ide yang dikembangkan mesti segar dan orisinal, tidak menyontek begitu saja konsep bisnis orang lain.

“Dengan itu, berbagai kendala menuju sukses akan dapat dihadapi karena kita sudah siap mengantisipasi risikonya.
Paham produk dan prosesnya secara komprehensif bukan semata meniru yang tengah ramai diperbincangkan,” kata Ferry. (Wnd/M-3/MEDIA INDONESIA, 22/03/2014)