Kamis, 27 Maret 2014

REKOMENDASI Kejutan dari Batang Bambu

MARI mengeksplorasi bambu yang tersaji di atas piring! Bambu bukan cuma jadi penghias, tetapi juga menyumbangkan rasa dan aroma.
Kreasi memadukan bambu dan aneka resep tradisi Nusantara dihadirkan di Hotel Quest Hotel, Semarang, Jawa Tengah, pada Maret-April 2014.

Supendi, sang koki, mengajak kami menikmati sekaligus mengamati kerja kreatif timnya menyiapkan menu-menu istimewa ini.
Ayam bambu, makanan utama ini, dibuat dari daging ayam yang telah dipotong-potong kecil, digoreng kering kemudian ditumis bersama bumbu-bumbu yang sudah disiapkan, seperti bawang merah, kunyit, cabai merah serta aneka rempah.

Ayam yang sudah digoreng kemudian dimasukkan ke batang bambu yang sebelumnya telah dijejali daun pisang. Bagian ujungnya ditutup dengan dengan aluminium foil. Bambu itu kemudian dipanggang hingga ayam matang dan bumbu meresap sempurna.

Bambu kemudian dibelah, kawan ayam terbaik adalah daun singkong, sambal tomat, dan tentunya nasi putih panas.
Daun singkong yang disajikan sebagai sayur itu juga sebelumnya dimasak dalam bambu. Bumbunya antara lain tumisan bawang merah, bawang putih, cabai merah yang telah keluar aromanya dan di kucuri minyak ikan.

“Lalu, campurkan bumbu yang sudah ditumis dengan daun singkong dan tomat, isi garam dan merica secukupnya,“ kata Supendi.
Daun singkong dalam bambu Kemudian, masukkan daun singkong dalam batang bambu, tutup ujungnya dengan aluminium foil, lalu masak di atas panggangan sampai matang.

Makanan utama lainnya yang dimasak dalam bambu adalah seafood bambu yang terdiri dari udang dan cumi yang sebelumnya dibumbui dengan garam, merica dan air jeruk, rempah dan olahan acar.

Lalu, seperti pada menu ayam, terlebih dahulu masukkan daun pisang dalam bambu. Menyusul, udang dan cumi. Masih dengan teknik dipanggang, udang dan cumi dimatangkan dalam panggangan.

Masih dari laut, ada kakap yang juga diolah dalam bambu. Cara membuatnya tak jauh beda, tetapi bedanya adalah kawannya, yakni sayur rebung yang juga dimasak dalam bambu serta nasi jagung.

Ada pula aneka minuman segar seperti bali's moktail yang sarat vitamin C.
“Bisa membantu sistem kekebalan tubuh menghadapi cuaca tidak menentu, juga bermanfaat bagi yang baru saja sembuh dari sakit,“ kata Adinda Santjoko, humas Quest Hotel. (Haryanto/M-3/MEDIA INDONESIA,23/03/2014, HAL:23)