Kamis, 08 Agustus 2013

Penjual Ketupat Ramai Di Pasar

Resep Makanan dan Minuman - Lebaran identik dengan ketupat. Bagi sebagian masyarakat tak lengkap rasanya menyantap menu makanan Lebaran tanpa menyantap ketupat. Saat menyambut Lebaran puluhan penjual ketupat musiman di kawasan Pasar Sentuk Kota Yogyakarta mulai tampak ramai. Mereka berjejer di Jalan Sultan Agung di sekitar pasar sentul.

Miskan, 36 salah satu penjual ketupat di Pasar Sentul, menceriakan bahwa ia baru mulai berjualan hari ini. "Cuma dua hari saja saya berjualan, hari ini dan Rabu besok," ungkapnya yang telah berjualan ketupat di tempat tersebut sejak 11 tahun yang lalu.

Setiap seikat yang berisi 10 ketupat ungkapnya hari ini dijual seharga Rp 5.000. Besok, seikat ketupat dijual lebih malah yaitu Rp 7.500 per ikat, karena mendekati liburan Lebaran.

Warga asal Dlingo, Bantul tersebut mengaku dalam dua hari 500 ketupat yang dibuatnya bisa habis. "Saya cuma bawa 500 ketupat karena sekarang cari janur sulit," ungkapnya.

Bagi Titin, 48 salah seorang pembeli ketupat di kawasan Pasar Sentul, Lebaran tidak bisa dilepaskan dari ketupat. "Saya beli 40 ketupat," ungkap warga Umbul Harjo, Kota Yogyakarta tersebut.
Bagi para pemudik yang membutuhkan transportasi Lebaran kami rental mobil Jakarta dan Rental Mobil Pekanbaru masih memilik mobil untuk disewakan. Buruan ya, nanti keburu orang lain.
Biasanya, ketupat jadi tersebut disantap bersama anggota keluarga. Untuk Lebaran tahun ini ia rencananya menyajikan ketupat bersama rendang dan opor ayam. Pada bagian lain, perajin dan pedagan selongsong ketupat di Banyumas, Jawa Tengah juga mendapat rejeki Lebaran. Pasalnya, selongsong ketupat untuk kebutuhan pada saat Idul Fitri mulai diserbu masyarakat.

Disepanjang jalan di Pasar Wage, Purwokerto, misalnya para penjual sekaligus perajin selongsong ketupat berjajar sejak pagi kemaren. "Kami disini tidak hanya menjual, karena tidak mungkin cukup memenuhi kebutuhan masyarakat yang membludak. Makanya, disini sekalian membawa janur untuk membuat selongson ketupat," ujar Yadi, 42, salah satu perajin asal Kalibagor, Banyumas.
Menurut Yadi, biasanya pembeli semakin melonjak jumlahnya sehari menjelang Lebaran. "Kalau sekarang sudah ramai. Tetapi besok atau sehari menjelang Lebaran, pembeli akan semakin banyak menyerbu selongsong ketupat," ujarnya.

Perajin lainnya Sarni, 46 mengungkapkan sejak pagi hingga siang sudah mampu menjual 1.000 selongsong ketupat. "Setiap selongsong dijual dengan harga Rp 500. Kami biasanya menjual sepuluh selongsong dengan harga Rp 5 Ribu. Hingga kini, setidaknya sudah ada 1.000 selongsong ketupat yang terjual," ujarnya.

Sarini menagtakan ia datang dari Banyumas bersama keluarga dengan membawa janur. "Setelah sampai ditempat, langsung membuat selongosng ketupat."

Pasalnya, jika mengandalkan selongsong ketupat dari rumah tidak akan mencukupi. Lumayan, untuk bekal menjelang Lebaran. Biasanya, dalam sehari bisa sampai 2-3 ribu selongsong dengan harga Rp 5.000 perbiji," ujarnya.
Sumber Media Indonesia, 07/08/2013 - Resep Makanan dan Minuman