Kamis, 20 November 2014

Dipandang Sedap Disantap Enak

Patissera, berasal dari kata patisserie, bermakna kue dan serra, artinya masa datang. Jadi, mari menikmati aneka kue yang akan tren pada 2015 mendatang Namun, tak seperti warga Korea yang harus menekan selera buat memastikan makanannya sehat, menikmati potongan piza stroberi itu enak dan asupan buah didapat sekaligus.

FONDANT merah dan cokelat itu di bentuk mudah saja oleh Koki Rona Kairupan. Sekali tarik dengan jari, kipas dengan lipatan-lipatan halus dari campuran gula dan aneka bahan pelapis kue itu terbentuk dan siap disematkan di atas cupcake. Lalu, ada pula piza dengan taburan stroberi segar di atasnya yang ditata rapi di meja lainnya dan menarik perhatian peserta Patissera 2014, para koki dari berbagai hotel dan bakery, serta para pengusaha kue yang berbisnis mandiri, mayoritas berbasis online.

Jumat, 14 November 2014

Avokad Cipedak Pertahanan Tersisa

SENTRA buah Pasar Minggu kini tinggal cerita karena para petani buah-buahan di kawasan itu telah beralih pekerjaan seiring dengan perubahan fungsi lahan mereka. Lahan perkebunan buah berubah menjadi permukiman, termasuk rumah kontrakan.

“Sentra buah Pasar Minggu lenyap karena memang sudah tidak ada lahan. Selain itu, petani dan pedagangnya sudah tua-tua, bahkan tidak ada lagi. Pekerjaan itu tidak diteruskan oleh anak-anak mereka karena ingin mencari kehidupan yang lebih baik,“ kata staf Seksi Pertanian Suku Dinas Pertanian Jakarta Selatan yang juga penduduk asli Pasar Minggu, Andi Kurniawan, Jumat (7/11) pekan lalu.

Kamis, 13 November 2014

Fusion Jepang-Italia Bahan Terbaik Indonesia

Apa jadinya bila makanan Jepang dipadu dengan menu khas Eropa dan dibuat dengan bahan-bahan terbaik dari Indonesia?
KREATIVITAS bisa mengubah yang tadinya terlihat mustahil menjadi mungkin. Itulah yang ditawarkan Misticanza, perpaduan makanan Jepang dan Eropa yang dibuat dengan bahan-bahan terbaik Indonesia. Tiga negara berkolaborasi menjadi sajian menarik yang membuat hati penasaran.

Sore itu, Selasa(14/10), kami mampir ke Misticanza, restoran yang terletak di kawasan Sahid Sudirman Residence, atau tepatnya di Jalan Sudirman 86, Jakarta.Sebagian besar pelanggannya kalangan ekspatriat asal `Negeri Sakura'. Kehadiran mereka menjadikan tempat tersebut seperti miniatur Jepang di jantung Ibu Kota.
Akbar A, pemilik Misticanza, bertutur pelanggan mereka memang kebanyakan ekspatriat Jepang. Banyak di antara mereka merupakan petinggi perusahaan Jepang di Indonesia.

“Orang Indonesia yang makan di sini hanya 20%-25%,“ ujarnya. Menu dengan gaya fusion yang memadukan sentuhan Jepang dan Eropa ternyata nyaman di lidah Asia mereka. “Mungkin mereka (orang asli Jepang) pun bosan kalau harus makan sushi terus,“ celoteh Akbar. Sejak didirikan empat tahun silam, tempat itu tidak pernah sepi. Nama Misticanza sendiri, lanjut Akbar, diambil dari bahasa Italia yang berarti campuran salad.Healthy buckwheat Saat menjajal hidangan Misticanza, lidah kami pun mendapat jawaban me ngapa pelanggan mereka setia kembali ke restoran tersebut.

Hari itu, kebetulan kami datang saat mereka menghadirkan menu istimewa healthy buckwheat. Soba asal Shinshu diolah dengan resep hidangan Italia, dan dikreasikan dengan sayuran segar dari dataran tinggi Dieng. Roti buckwheat menjadi pembuka, layaknya hidangan ala Eropa. Diolesi krim dan gurih susu memberi permulaan yang ringan bagi lidah. Meski diakhiri dengan kata wheat, tak banyak yang tahu bahwa buckwheat bukanlah serealia atau biji bijian seperti gandum. Tepung buckwheat baik untuk kesehatan dan dipercaya mampu mencegah hipertensi, diabetes, arteriosklerosis, dan liver.

Lalu potato and sea urchin potage with gelee consomm menjadi menu berikut.Sup kentang itu menarik terutama dengan gelee, cairan kuning kental bening. Misa Yazawa, General Manager Misticanza, menjelaskan bahwa gelee merupakan hasil godokan tulang sapi.

“Digodok lama sekali,“ jelas Yazawa yang asli Jepang, tapi lancar berbahasa Indonesia. Dengan campuran gelee, sup kentang yang lembut jadi terasa makin gurih. Puncaknya, cold taglioni soba with fresh tomato soup memberi kejutan istimewa. Mi soba yang terbayang akan terasa nikmat disajikan hangat ternyata disajikan dingin.

Sup tomatnya pun dingin, tapi terasa lezat dan segar. Tambahan sedikit krim keju menambah variasi rasa hidangan tersebut.
Soba merupakan jenis mi asal Jepang yang terbuat dari tepung buck wheat. Meski bentuknya tipis mirip ramen, warna soba cenderung putih dan pucat.

Kamis, 06 November 2014

Kopi Luak Tipiskan Defisit Perdagangan

Optimisme terhadap perekonomian ke depan dirasakan oleh masyarakat kendati keyakinan tersebut sedikit menurun pada bulan lalu. KOMODITAS kopi, khu susnya kopi luak, diduga ikut memberi dorongan terhadap peningkatan ekspor pada September 2014. Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan ekspor coffee maker atau pembuat kopi mencatatkan kenaikan ekspor yang paling tinggi sepanjang periode Januari September tahun ini.

Menurut Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo, selama periode tersebut ekspor coffee maker naik berpuluh kali lipat ketimbang periode yang sama tahun lalu. Tanpa menyebut nilai, Sasmito mengatakan ekspor banyak dilakukan ke Amerika Serikat (AS). Permintaan yang tinggi terhadap coffee maker diduga terjadi karena dorongan kopi luak yang sudah mendunia.

Rabu, 05 November 2014

Harga Kebutuhan Pokok Melonjak

Menjelang penaikan harga BBM, harga berbagai kebutuhan pokok di Bandung dan sekitarnya naik hingga di atas 100 persen sejak beberapa hari terakhir. Harga cabai keriting di pasar pasar tradisional wilayah Bengkulu sudah menembus Rp50 ribu.

HARGA sejumlah kebutuhan pokok diberbagai daerah mulai melonjak. Kenaikan itu seiring dengan rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat.

Minggu, 02 November 2014

Warna India dalam Cita Rasa

Bagi umat Hindu, datangnya bulan baru itu menandakan saatnya untuk berpesta. DEEPAVALI, itulah namanya. Berasa dari bahasa Sanskerta, deepavali berarti serangkaian cahaya. Perayaan kea gamaan itu merupakan wujud syukur yang melambangkan kemenangan cahaya atas kegelapan atau pengetahuan atas kebodohan.

Dalam perayaan yang berlangsung selama lima hari sejak bulan baru muncul, Lakshmi yang merupakan dewi kekayaan dan kemakmuran pun dipuja. Namun, di beberapa bagian di India, ada juga yang meyakini Deepavali sebagai momentum untuk memuja dewa lain.