Kamis, 19 Juni 2014

Bawang dan Cabai Ikut Naik

HARGA bumbu dapur menjelang Ramadan pun ikut melonjak. Di Bengkulu, harga bawang putih naik dari Rp10 ribu per kg menjadi Rp16 ribu per kg sejak empat hari terakhir.

Kenaikan harga tersebut disebabkan bawang putih harus didatangkan dari Jawa. Pasokan bawang yang masuk pun berkurang. Selain bawang putih, bawang merah juga ikut naik harga, dari Rp10 ribu per kg menjadi Rp14 ribu per kg sejak dua hari terakhir.
Tingginya harga bawang disebabkan kebutuhan meningkat serta pasokan dari petani menurun akibat curah hujan tinggi yang berdampak pada hasil produksi.

Rabu, 18 Juni 2014

Stok Beras Sangat Aman hingga 9 Bulan

Pengadaan beras dalam negeri sebanyak 1,62 juta ton yang melebihi target dari 1,54 juta ton.
BADAN Urusan Logistik (Bulog) Subdivre III Surakarta menjamin keberadaan pangan beras di wilayah Solo Raya selama sembilan bulan ke depan masih sangat aman, mengingat buffer stock masih mencapai 59 ribu ton.

“Persediaan di sembilan gudang sangat mencukupi untuk sembilan bulan ke depan.
Ini gabungan sisa tahun lalu dan serapan tahun ini. Jumlah akan terus bertambah karena tiap hari kita terus berjuang mengupayakan serapan beras petani, minimal 400 ton/hari,“ tegas Kepala Bulog Subdivre III Surakarta, Yudi Prakasa Yudha, kemarin.

Tanah Kelahiran Kerupuk

Satu wakTU ketika berjam-jam nna mendapat suguhan ampang masam dari sang suami. Perkaranya sepele, dia lupa menyediakan kerupuk sebagai teman makan. “Pernah kami bertengkar gara-gara kerupuk. Suami saya penggemar berat berbagai macam jenis kerupuk dan sambal. Tidak ada cerita makan tanpa kerupuk,” kisah Anna, pegawai salah satu bank swasta di Bandung, ketika diwawancara Jumat (6/6).

Tidak bisa makan kalau tidak ada kerupuk. Entah dari mana istilah itu berasal, tapi yang jelas kebanyakan masyarakat Indonesia memang menganggap kerupuk sebagai salah satu pelengkap makan.